JANGAN MAIN-MAIN
DENGAN MINUMAN INI
Zaman sudah semakin modern, dampak globalisasi sudah
sangat terasa di negeri kita sendiri Indonesia, saat ini gaya hidup sudah
sangat berbeda, banyak sekali kaula muda yang sudah tidak beraturan hidupnya,
tentu ini disebabkan dari hal-hal yang kecil, seperti salah satunya kebiasaan
meminum minuman ber-alkohol. Meminumnya sudah jelas masuk dalam dosa besar,
tapi bagaimana dengan tidak meminumnya? Ternyata bila kita ikut andil dalam
minum khamrnya seseorang, misalnya hanya meminta untuk membawakan gelas bir buat
teman kita atau bahkan cuma menggeser gelas minuman bir ke teman kita, maka
kitapun akan kecipratan dosa besar tersebut.
Banyak yang belum paham tentang meminum alkohol.
Padahal banyak sekali hal yang perlu di hindari dari kegiatan tersebut.
Contohnya banyak yang menanyakan, Bagaimana dengan hanya mendrop teman ke beer
garden, atau menyediakan rumah untuk pesta bir, atau bahkan mengiklankannya
dll, semua yang memfasilitasi hal ini akan kecipratan dosa khamr, dan ini
bukanlah dosa kecil namun dosa besar karena yang melaknat adalah langsung dari
Allah.
“Khamr itu induk segala keburukan. Barangsiapa yang
meminumnya, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari.
Dan barangsiapa yang mati dimana khamr itu ada dalam perutnya, maka ia mati dalam
keadaan jahiliyyah” (HR. Ath-Thabaraaniy).
Adapun pertanyaan seperti ini, Bagaimana kalau hanya
mencicip sedikiiiit saja? Hmm... Kalau memfasilitasi saja sudah ikut kena
laknat apalagi mencicip, walau hanya sedikit! Perhatikan sabda Rasulullah
Shalallahu 'alaihi wa Sallam,"Setiap yang memabukkan adalah haram. Segala
sesuatu yang jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu bisa memabukkan maka
mengkonsumsi sedikit hukumnya haram.” (HR. Ibn Majah no. 3392 dan disahihkan
Al-Albani).
Untuk saat ini marilah kita berhati-hati bagi yang
mau hang out dengan teman malam ini, ketahui benar apa acaranya, kegiatannya,
apa ada minum-minum memabukkan, apa ngumpulnya di beer garden atau kafe-kafe
yang mana nanti meja kita akan ditaruh gelas-gelas dan botol khamr? Atau kita mau
memperkaya beer garden dan kafe-kafe tersebut agar bisa lebih banyak menyupply
minuman keras yang beraneka ragam? Na'udzubillah min dzaalik, semoga kita tidak
termasuk orang yang dilaknat Allah. Oleh karena itu kita harus menghindari
untuk berinteraksi dengannya (meminum, mengantarkan, menghidangkan, menjualnya,
mempromosikan, mengusulkan, membuatnya, dll).
Lalu apa bedanya alkohol yang ada di minuman dan
alkohol (etanol) yang sering digunakan para dokter untuk keperluan kesehatan?
Perlu diketahui alkohol (etanol) dan minuman beralkohol adalah dua hal yang
berbeda. Minuman beralkohol sudah pasti memabukkan dan diharamkan sedangkan
alkohol (etanol) belum tentu demikian.
Alkohol (etanol) adalah sebagaimana hukum zat pada asalnya yaitu halal. Dia
bisa menjadi haram jika memang menimbulkan dampak negatif, memabukkan dan
lainnya.
Oleh karena itu ayolah mulai dari hal-hal kecil
jangankan meminumnya, mengantarkan teman untuk bermabuk-mabukan pun udah
termasuk dosa besar, masih banyak ko minuman yang lebih sehat dan enak murah
pula. Semoga kebiasaan anak muda saat ini yang sudah menjadi gaya hidup yang
buruk dapat dikurangi sedikit demi seidikit, dan semoga tulisan ini bermanfaat
bagi pembaca juga penulis. Wassalamualaikum J


Tidak ada komentar:
Posting Komentar