Minggu, 05 April 2015

JANGAN MAIN-MAIN DENGAN MINUMAN INI


Zaman sudah semakin modern, dampak globalisasi sudah sangat terasa di negeri kita sendiri Indonesia, saat ini gaya hidup sudah sangat berbeda, banyak sekali kaula muda yang sudah tidak beraturan hidupnya, tentu ini disebabkan dari hal-hal yang kecil, seperti salah satunya kebiasaan meminum minuman ber-alkohol. Meminumnya sudah jelas masuk dalam dosa besar, tapi bagaimana dengan tidak meminumnya? Ternyata bila kita ikut andil dalam minum khamrnya seseorang, misalnya hanya meminta untuk membawakan gelas bir buat teman kita atau bahkan cuma menggeser gelas minuman bir ke teman kita, maka kitapun akan kecipratan dosa besar tersebut.
Banyak yang belum paham tentang meminum alkohol. Padahal banyak sekali hal yang perlu di hindari dari kegiatan tersebut. Contohnya banyak yang menanyakan, Bagaimana dengan hanya mendrop teman ke beer garden, atau menyediakan rumah untuk pesta bir, atau bahkan mengiklankannya dll, semua yang memfasilitasi hal ini akan kecipratan dosa khamr, dan ini bukanlah dosa kecil namun dosa besar karena yang melaknat adalah langsung dari Allah.
“Khamr itu induk segala keburukan. Barangsiapa yang meminumnya, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Dan barangsiapa yang mati dimana khamr itu ada dalam perutnya, maka ia mati dalam keadaan jahiliyyah” (HR. Ath-Thabaraaniy).
Adapun pertanyaan seperti ini, Bagaimana kalau hanya mencicip sedikiiiit saja? Hmm... Kalau memfasilitasi saja sudah ikut kena laknat apalagi mencicip, walau hanya sedikit! Perhatikan sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam,"Setiap yang memabukkan adalah haram. Segala sesuatu yang jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu bisa memabukkan maka mengkonsumsi sedikit hukumnya haram.” (HR. Ibn Majah no. 3392 dan disahihkan Al-Albani).
Untuk saat ini marilah kita berhati-hati bagi yang mau hang out dengan teman malam ini, ketahui benar apa acaranya, kegiatannya, apa ada minum-minum memabukkan, apa ngumpulnya di beer garden atau kafe-kafe yang mana nanti meja kita akan ditaruh gelas-gelas dan botol khamr? Atau kita mau memperkaya beer garden dan kafe-kafe tersebut agar bisa lebih banyak menyupply minuman keras yang beraneka ragam? Na'udzubillah min dzaalik, semoga kita tidak termasuk orang yang dilaknat Allah. Oleh karena itu kita harus menghindari untuk berinteraksi dengannya (meminum, mengantarkan, menghidangkan, menjualnya, mempromosikan, mengusulkan, membuatnya, dll).


Lalu apa bedanya alkohol yang ada di minuman dan alkohol (etanol) yang sering digunakan para dokter untuk keperluan kesehatan? Perlu diketahui alkohol (etanol) dan minuman beralkohol adalah dua hal yang berbeda. Minuman beralkohol sudah pasti memabukkan dan diharamkan sedangkan alkohol  (etanol) belum tentu demikian. Alkohol (etanol) adalah sebagaimana hukum zat pada asalnya yaitu halal. Dia bisa menjadi haram jika memang menimbulkan dampak negatif, memabukkan dan lainnya.

Oleh karena itu ayolah mulai dari hal-hal kecil jangankan meminumnya, mengantarkan teman untuk bermabuk-mabukan pun udah termasuk dosa besar, masih banyak ko minuman yang lebih sehat dan enak murah pula. Semoga kebiasaan anak muda saat ini yang sudah menjadi gaya hidup yang buruk dapat dikurangi sedikit demi seidikit, dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca juga penulis. Wassalamualaikum J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar