Mengisi
Hari Libur ke “PARAHYANGAN FAIR 2015”
Saturday,
15th may 2015 at Sasana Budaya Ganesha
Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu tanggal 14-17 Mei 2015
merupakan libur yang panjang bagi saya, kesempatan ini tidak akan saya
sia-siakan untuk bermalas-malasan, setiap hari saya mengisi waktu dengan
berkegiatan, salah satunya pada hari jumat tgl 15 Mei 2015 saya mengisi waktu
libur dengan mendatangi sebuah event, yang sudah cukup besar namanya di
Bandung. pada hari itu saya mendatangi event yang di gelar oleh mahasiswa
Universitas Parahyangan, lagi-lagi mereka berkarya dengan mengadakan sebuah
event tahunan yang melibatkan semua fakultas dalam event ini, beda dengan tahun
sebelumnya, event yang mengusung judul “PARAHYANGAN FAIR 2015” ini digelar di
Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, yang biasanya digelar di kampus mereka
sendiri. Tetapi konsep yang dipakai oleh event ini tidak jauh berbeda dengan
event-event sebelumnya, yaitu dengan menampilkan acara musik yang di isi oleh
band-band dari tiap fakultas juga band-band guest star, acara tarian
tradisional, fashion show, juga ada beberapa booth dari tenant-tenant.
Acara dibuka pada pukul 16.00 dengan penampilan
kreativitas dari perwakilan setiap fakultas. Saat memasuki gate utama event
ini, pengunjung di suguhi oleh live mural dari beberapa mahasiswa unpar, dengan
bidang papan yang bertuliskan “PARAHYANGAN FAIR”, hal ini menjadi daya tarik
tersendiri bagi para pengunjung, khususnya saya sendiri yang menyukai street
art. Beberapa dekor lain juga turut mendukung event ini untuk menghiasi
beberapa spot yang tidak terpakai.
Hingga pukul 19.00 venue sudah mulai dipenuhi para
pengunjung, dengan penampilan band dari fakultas ekonomi yang mengakhiri
penampilan kreativitas dari setiap fakultas yang dilanjut dengan penampilan
dari guest star pertama yaitu Float, band yang beraliran musik folk ini tampil
kurang lebih 45 menit dengan membawakan lagu-lagu andalannya seperti lagunya
yang berjudul “pulang”, “sementara”, dll. Yang membuat suasana didalam ruangan
terasa lebih hangat. Setelah itu ada penampilan dari White Shoes & The
Couples Company dengan ciri khasnya mengenakan busana tahun 70’an yang terkesan
oldiest didukung dengan lagu-lagunya yang memiliki warna pada tahun 70’an,
menjadikan suatu tatanan yang pas saat tampil di panggung. Aprilia Apsari
(Sari) sang vokalis yang bernyanyi sambil menari-nari menjadi daya tarik bagi
semua penonton yang menikmatinya, tidak sedikit penonton pun yang ikut menari
bersama sang vocalis, seperti saya sendiri yang tebawa oleh alunan yang khas
dari band yang satu ini. Dilanjut dengan penampilan dari Teza Sumendra, salah
satu guest star yang saya tunggu, karena ia masih jarang untuk tampil live di
Bandung, banyak penonton lainpun yang menunggu-nunggu penampilannya. dengan
konsep full band ia tampil dengan membawakan lagu-lagu up beat, yang membuat
para pengunjung bernyanyi bersama. Tidak sedikit pula ia menyanyikan lagu-lagu
di album barunya.
Dan akhirnya sampai pada penghujung acara yaitu
ditutup dengan penampilan dari Midnight Quickie, grup musik elektronik yang
terdiri dari kolaborasi antara duo DJ dan female lead singer ini tampil
maksimal pada penutupan Parahyangan Fair 2015 ini. saya merasa puas datang ke
event ini, meskipun cuaca kurang mendukung sama sekali, event ini tetap bisa
menarik masa, dan memberikan suasana yang nyaman, gak nyesel pokoknya ngisi
waktu kesini. Hingga pukul 24.00 acara yang di gelar di Sasana Budaya Ganesha
tersebut selesai dengan meriah.

