Rabu, 20 Mei 2015

Mengisi Hari Libur ke “PARAHYANGAN FAIR 2015”
Saturday, 15th may 2015 at Sasana Budaya Ganesha


Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu tanggal 14-17 Mei 2015 merupakan libur yang panjang bagi saya, kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan untuk bermalas-malasan, setiap hari saya mengisi waktu dengan berkegiatan, salah satunya pada hari jumat tgl 15 Mei 2015 saya mengisi waktu libur dengan mendatangi sebuah event, yang sudah cukup besar namanya di Bandung. pada hari itu saya mendatangi event yang di gelar oleh mahasiswa Universitas Parahyangan, lagi-lagi mereka berkarya dengan mengadakan sebuah event tahunan yang melibatkan semua fakultas dalam event ini, beda dengan tahun sebelumnya, event yang mengusung judul “PARAHYANGAN FAIR 2015” ini digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, yang biasanya digelar di kampus mereka sendiri. Tetapi konsep yang dipakai oleh event ini tidak jauh berbeda dengan event-event sebelumnya, yaitu dengan menampilkan acara musik yang di isi oleh band-band dari tiap fakultas juga band-band guest star, acara tarian tradisional, fashion show, juga ada beberapa booth dari tenant-tenant.
Acara dibuka pada pukul 16.00 dengan penampilan kreativitas dari perwakilan setiap fakultas. Saat memasuki gate utama event ini, pengunjung di suguhi oleh live mural dari beberapa mahasiswa unpar, dengan bidang papan yang bertuliskan “PARAHYANGAN FAIR”, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, khususnya saya sendiri yang menyukai street art. Beberapa dekor lain juga turut mendukung event ini untuk menghiasi beberapa spot yang tidak terpakai.
Hingga pukul 19.00 venue sudah mulai dipenuhi para pengunjung, dengan penampilan band dari fakultas ekonomi yang mengakhiri penampilan kreativitas dari setiap fakultas yang dilanjut dengan penampilan dari guest star pertama yaitu Float, band yang beraliran musik folk ini tampil kurang lebih 45 menit dengan membawakan lagu-lagu andalannya seperti lagunya yang berjudul “pulang”, “sementara”, dll. Yang membuat suasana didalam ruangan terasa lebih hangat. Setelah itu ada penampilan dari White Shoes & The Couples Company dengan ciri khasnya mengenakan busana tahun 70’an yang terkesan oldiest didukung dengan lagu-lagunya yang memiliki warna pada tahun 70’an, menjadikan suatu tatanan yang pas saat tampil di panggung. Aprilia Apsari (Sari) sang vokalis yang bernyanyi sambil menari-nari menjadi daya tarik bagi semua penonton yang menikmatinya, tidak sedikit penonton pun yang ikut menari bersama sang vocalis, seperti saya sendiri yang tebawa oleh alunan yang khas dari band yang satu ini. Dilanjut dengan penampilan dari Teza Sumendra, salah satu guest star yang saya tunggu, karena ia masih jarang untuk tampil live di Bandung, banyak penonton lainpun yang menunggu-nunggu penampilannya. dengan konsep full band ia tampil dengan membawakan lagu-lagu up beat, yang membuat para pengunjung bernyanyi bersama. Tidak sedikit pula ia menyanyikan lagu-lagu di album barunya.



Dan akhirnya sampai pada penghujung acara yaitu ditutup dengan penampilan dari Midnight Quickie, grup musik elektronik yang terdiri dari kolaborasi antara duo DJ dan female lead singer ini tampil maksimal pada penutupan Parahyangan Fair 2015 ini. saya merasa puas datang ke event ini, meskipun cuaca kurang mendukung sama sekali, event ini tetap bisa menarik masa, dan memberikan suasana yang nyaman, gak nyesel pokoknya ngisi waktu kesini. Hingga pukul 24.00 acara yang di gelar di Sasana Budaya Ganesha tersebut selesai dengan meriah.